Banyak orang pandai menyarankan agar kita memiliki suatu kepercayaan
diri yang kuat. Pertanyaannya adalah diri yang manakah yang patut kita
percayai? Apakah panca indera kita? Padahal kejituan panca indera
seringkali tak lebih tumpul dari ujung pena yang patah. Apakah tubuh
fisik kita? Padahal sejalan dengan lajunya usia, kekuatan tubuh memuai
seperti lilin terkena panas. Ataukah pikiran kita? Padahal keunggulan
pikiran tak lebih luas dari setetes air di samudera ilmu. Atau mungkin
perasaan kita? Padahal ketajaman perasaan seringkali tak mampu menjawab
persoalan logika. Lalu diri yang manakah yang patut kita percayai?
Semestinya kita tak memecah-belah diri menjadi berkeping- keping
seperti itu. Diri adalah diri yang menyatukan semua pecahan-pecahan diri
yang kita ciptakan sendiri. Kesatuan itulah yang disebut dengan
integritas. Dan hanya sebuah kekuatan dari
dalam diri yang paling dalam lah yang mampu merengkuh menyatukan anda.
Diri itulah yang patutnya anda percayai, karena ia mampu menggenggam
kekuatan fisik, keunggulan pikiran dan kehalusan budi anda.
Text
More Text
banner
Postingan Populer
Banner
Recent Posts
Blogroll
Banner
Pages
Blog Archive
-
▼
2012
(99)
-
▼
April
(38)
- Valentine's Day
- Keberhasilan adalah Buah Kesabaran
- Hanyalah Sementara
- Cita Cita Terbesar
- The King Leather Sandal
- Hold the Hope
- Sebentang Jaring Kepercayaan
- risking life
- Reach With All That You Have
- Sail Toward Hope Coast
- Kepercayaan Diri
- Kelenturan Sikap
- we who create the problem
- DON'T FORCE !
- Melawan Diri Sendiri
- the core of all policy
- silence is golden
- be grateful
- You're not alone
- Arti sebuah kemenangan
- Menemukan cinta
- Mawar Untuk Ibu
- Mission Life in a Working
- Memberi Tanpa Pertimbangan
- Ketekunan adalah Kekuatan
- late show
- Tak Ada Jalan Pintas
- Cara Alam Menghibur Kita
- love of a mother
- Stop Complaining
- Try To Reflect
- Sandaran Masa Depan
- Starting a Small Though Virtue
- Seorang Ibu dan Anak
- A Perfection
- Antara cinta dan persahabatan
- Kisah elang yang menjadi ayam
- Menjadi Tokoh Tanpa Menjadi Tokoh
-
▼
April
(38)
Popular Posts
Blog Archive
-
▼
2012
(99)
-
▼
April
(38)
- Valentine's Day
- Keberhasilan adalah Buah Kesabaran
- Hanyalah Sementara
- Cita Cita Terbesar
- The King Leather Sandal
- Hold the Hope
- Sebentang Jaring Kepercayaan
- risking life
- Reach With All That You Have
- Sail Toward Hope Coast
- Kepercayaan Diri
- Kelenturan Sikap
- we who create the problem
- DON'T FORCE !
- Melawan Diri Sendiri
- the core of all policy
- silence is golden
- be grateful
- You're not alone
- Arti sebuah kemenangan
- Menemukan cinta
- Mawar Untuk Ibu
- Mission Life in a Working
- Memberi Tanpa Pertimbangan
- Ketekunan adalah Kekuatan
- late show
- Tak Ada Jalan Pintas
- Cara Alam Menghibur Kita
- love of a mother
- Stop Complaining
- Try To Reflect
- Sandaran Masa Depan
- Starting a Small Though Virtue
- Seorang Ibu dan Anak
- A Perfection
- Antara cinta dan persahabatan
- Kisah elang yang menjadi ayam
- Menjadi Tokoh Tanpa Menjadi Tokoh
-
▼
April
(38)
Followers
Blog Archive
-
▼
2012
(99)
-
▼
April
(38)
- Valentine's Day
- Keberhasilan adalah Buah Kesabaran
- Hanyalah Sementara
- Cita Cita Terbesar
- The King Leather Sandal
- Hold the Hope
- Sebentang Jaring Kepercayaan
- risking life
- Reach With All That You Have
- Sail Toward Hope Coast
- Kepercayaan Diri
- Kelenturan Sikap
- we who create the problem
- DON'T FORCE !
- Melawan Diri Sendiri
- the core of all policy
- silence is golden
- be grateful
- You're not alone
- Arti sebuah kemenangan
- Menemukan cinta
- Mawar Untuk Ibu
- Mission Life in a Working
- Memberi Tanpa Pertimbangan
- Ketekunan adalah Kekuatan
- late show
- Tak Ada Jalan Pintas
- Cara Alam Menghibur Kita
- love of a mother
- Stop Complaining
- Try To Reflect
- Sandaran Masa Depan
- Starting a Small Though Virtue
- Seorang Ibu dan Anak
- A Perfection
- Antara cinta dan persahabatan
- Kisah elang yang menjadi ayam
- Menjadi Tokoh Tanpa Menjadi Tokoh
-
▼
April
(38)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar