Text

More Text

banner

Postingan Populer

Banner

Recent Posts

Blogroll

Banner

Definition List

free counters

Pages

Banner

Cara Buat Buku Tamu disini

widget by Klinik-it

Popular Posts

Followers

Entri Populer

Rabu, 07 Maret 2012

Cinta Butuh Kesabaran


Cinta itu butuh kesabaran...
Sampai dimanakah kita harus bersabar menanti cinta kita???
Hari itu.. aku dengannya berkomitmen untuk menjaga cinta kita..
Aku menjadi perempuan yg paling bahagia.....
Pernikahan kami sederhana namun meriah.....
Ia menjadi pria yang sangat romantis pada waktu itu.
Aku bersyukur menikah dengan seorang pria yang shaleh, pintar, tampan & mapan pula.
Ketika kami berpacaran dia sudah sukses dalam karirnya.
Kami akan berbulan madu di tanah suci, itu janjinya ketika kami berpacaran dulu..
Dan setelah menikah, aku mengajaknya untuk umroh ke tanah suci....
Aku sangat bahagia dengannya, dan dianya juga sangat memanjakan aku... sangat terlihat dari rasa cinta dan rasa sayangnya pada ku.
Banyakorang yang bilang kami adalah pasangan yang serasi. Sangat terlihatsekali bagaimana suamiku memanjakanku. Dan aku bahagia menikahdengannya.
***
Lima tahun berlalu sudah kami menjadisuami istri, sangat tak terasa waktu begitu cepat berjalan walaupunkami hanya hidup berdua saja karena sampai saat ini aku belum bisamemberikannya seorang malaikat kecil (bayi) di tengah keharmonisanrumah tangga kami.
Karena dia anak lelaki satu-satunya dalam keluarganya, jadi aku harus berusaha untuk mendapatkan penerus generasi baginya.
Alhamdulillah saat itu suamiku mendukungku...
Ia mengaggap Allah belum mempercayai kami untuk menjaga titipan-NYA.
Tapikeluarganya mulai resah. Dari awal kami menikah, ibu & adiknyatidak menyukaiku. Aku sering mendapat perlakuan yang tidak menyenangkandari mereka, namun aku selalu berusaha menutupi hal itu dari suamiku...
Didepan suami ku mereka berlaku sangat baik padaku, tapi dibelakang suami ku, aku dihina-hina oleh mereka...
Pernahsuatu ketika satu tahun usia pernikahan kami, suamiku mengalamikecelakaan, mobilnya hancur. Alhamdulillah suami ku selamat dari mautyang hampir membuat ku menjadi seorang janda itu.
Ia dirawatdirumah sakit pada saat dia belum sadarkan diri setelah kecelakaan. Akuselalu menemaninya siang & malam sambil kubacakan ayat-ayat suci Al– Qur'an. Aku sibuk bolak-balik dari rumah sakit dan dari tempat akumelakukan aktivitas sosial ku, aku sibuk mengurus suamiku yang sakitkarena kecelakaan.
Namun saat ketika aku kembali ke rumah sakitsetelah dari rumah kami, aku melihat di dalam kamarnya ada ibu,adik-adiknya dan teman-teman suamiku, dan disaat itu juga.. aku melihatada seorang wanita yang sangat akrab mengobrol dengan ibu mertuaku.Mereka tertawa menghibur suamiku.
Alhamdulillah suamiku ternyatasudah sadar, aku menangis ketika melihat suami ku sudah sadar, tapi akutak boleh sedih di hadapannya.
Kubuka pintu yang tertutup rapatitu sambil mengatakan, "Assalammu'alaikum" dan mereka menjawab salamku. Aku berdiam sejenak di depan pintu dan mereka semua melihatku.Suamiku menatapku penuh manja, mungkin ia kangen padaku karena sudah 5hari mata nya selalu tertutup.
Tangannya melambai,mengisyaratkan aku untuk memegang tangannya erat. Setelah akumenghampirinya, kucium tangannya sambil berkata "Assalammu'alaikum", iapun menjawab salam ku dengan suaranya yg lirih namun penuh dengancinta. Aku pun senyum melihat wajahnya.
Lalu.. Ibu nya berbicara denganku ...
"Fis, kenalkan ini Desi teman Fikri".
Akuteringat cerita dari suamiku bahwa teman baiknya pernah mencintainya,perempuan itu bernama Desi dan dia sangat akrab dengan keluargasuamiku. Hingga akhirnya aku bertemu dengan orangnya juga. Aku punlangsung berjabat tangan dengannya, tak banyak aku bicara di dalamruangan tersebut,aku tak mengerti apa yg mereka bicarakan.
Akusibuk membersihkan & mengobati luka-luka di kepala suamiku, barusebentar aku membersihkan mukanya, tiba-tiba adik ipar ku yang bernamaDian mengajakku keluar, ia minta ditemani ke kantin. Dan suamiku punmengijinkannya. Kemudian aku pun menemaninya.
Tapi ketika di luar adik ipar ku berkata, "lebih baik kau pulang saja, adakami yg menjaga abang disini. Kau istirahat saja. "
Anehnya,aku tak diperbolehkan berpamitan dengan suamiku dengan alasan abangharus banyak beristirahat dan karena psikologisnya masih labil. Akuberdebat dengannya mempertanyakan mengapa aku tidak diizinkanberpamitan dengan suamiku. Tapi tiba-tiba ibu mertuaku datangmenghampiriku dan ia juga mengatakan hal yang sama. Nantinya dia akanmemberi alasan pada suamiku mengapa aku pulang tak berpamitan padanya,toh suamiku selalu menurut apa kata ibunya, baik ibunya salah ataupuntidak, suamiku tetap saja membenarkannya. Akhirnya aku pun pergimeninggalkan rumah sakit itu dengan linangan air mata.
Sejaksaat itu aku tidak pernah diijinkan menjenguk suamiku sampai ia kembalidari rumah sakit. Dan aku hanya bisa menangis dalam kesendirianku.Menangis mengapa mereka sangat membenciku.
***
Hari itu.. aku menangis tanpa sebab, yang ada di benakku aku takut kehilangannya, aku takut cintanya dibagi dengan yang lain.
Pagiitu, pada saat aku membersihkan pekarangan rumah kami, suamikumemanggil ku ke taman belakang, ia baru aja selesai sarapan, iamengajakku duduk di ayunan favorit kami sambil melihat ikan-ikan yangbertaburan di kolam air mancur itu.
Aku bertanya, "Ada apa kamu memanggilku?"
Ia berkata, "Besok aku akan menjenguk keluargaku di Sabang"
Aku menjawab, "Ia sayang.. aku tahu, aku sudah mengemasi barang-barang kamu di travel bag dan kamu sudah memeegang tiket bukan?"
"Yatapi aku tak akan lama disana, cuma 3 minggu aku disana, aku juga sudahlama tidak bertemu dengan keluarga besarku sejak kita menikah dan akuakan pulang dengan mama ku", jawabnya tegas.
"Mengapa barusekarang bicara, aku pikir hanya seminggu saja kamu disana?", tanya kubalik kepadanya penuh dengan rasa penasaran dan sedikit rasa kecewakarena ia baru memberitahukan rencana kepulanggannya itu, padahal akutelah bersusah payah mencarikan tiket pesawat untuknya.
"Mama minta aku yang menemaninya saat pulang nanti", jawabnya tegas.
"Sekarangaku ingin seharian dengan kamu karena nanti kita 3 minggu tidakbertemu, ya kan?", lanjut nya lagi sambil memelukku dan menciumkeningku. Hatiku sedih dengan keputusannya, tapi tak boleh akutunjukkan pada nya.
Bahagianya aku dimanja dengan suami yangpenuh dengan rasa sayang & cintanya walau terkadang ia bersikapkurang adil terhadapku.
Aku hanya bisa tersenyum saja, padahalaku ingin bersama suamiku, tapi karena keluarganya tidak menyukaikuhanya karena mereka cemburu padaku karena suamiku sangat sayang padaku.
Kemudian aku memutuskan agar ia saja yg pergi dan kami juga harus berhemat dalam pengeluaran anggaran rumah tangga kami.
Karenaini acara sakral bagi keluarganya, jadi seluruh keluarganya haruskomplit. Walaupun begitu, aku pun tetap tak akan diperdulikan olehkeluarganya harus datang ataupun tidak. Tidak hadir justru membuatmereka sangat senang dan aku pun tak mau membuat riuh keluarga ini.
Malamsebelum kepergiannya, aku menangis sambil membereskan keperluan yangakan dibawanya ke Sabang, ia menatapku dan menghapus airmata yang jatuhdipipiku, lalu aku peluk erat dirinya. Hati ini bergumam tak merelakandia pergi seakan terjadi sesuatu, tapi aku tidak tahu apa yang akanterjadi. Aku hanya bisa menangis karena akan ditinggal pergi olehnya.
Aku tidak pernah ditinggal pergi selama ini, karena kami selalu bersama-sama kemana pun ia pergi.
Apa mungkin aku sedih karena aku sendirian dan tidak memiliki teman, karena biasanya hanya pembantu sajalah teman mengobrolku.
Hati ini sedih akan di tinggal pergi olehnya.
Sampaikeesokan harinya, aku terus menangis.. menangisi kepergiannya. Aku taktahu mengapa sesedih ini, perasaanku tak enak, tapi aku tak bolehberburuk sangka. Aku harus percaya apada suamiku. Dia pasti akan selalumenelponku.
***
Berjauhan dengan suamiku, aku merasasangat tidak nyaman, aku merasa sendiri. Untunglah aku mempunyaikesibukan sebagai seorang aktivis, jadinya aku tak terlalu kesepianditinggal pergi ke Sabang.
Saat kami berhubungan jarak jauh,komunikasi kami memburuk dan aku pun jatuh sakit. Rahimku terasa sakitsekali seperti di lilit oleh tali. Tak tahan aku menahan rasa sakitdirahimku ini, sampai-sampai aku mengalami pendarahan. Aku dilarikan kerumah sakit oleh adik laki-lakiku yang kebetulan menemaniku disana.Dokter memvonis aku terkena kanker mulut rahim stadium 3.
Aku menangis.. apa yang bisa aku banggakan lagi..
Mertuakuakan semakin menghinaku, suamiku yang malang yang selalu berharap akanpunya keturunan dari rahimku.. namun aku tak bisa memberikannyaketurunan. Dan kemudian aku hanya bisa memeluk adikku.
Aku kangen pada suamiku, aku selalu menunggu ia pulang dan bertanya-tanya, "kapankah ia segera pulang?" aku tak tahu..
Sementarasuamiku disana, aku tidak tahu mengapa ia selalu marah-marah jikamenelponku. Bagaimana aku akan menceritakan kondisiku jika ia selalumarah-marah terhadapku..
Lebih baik aku tutupi dulu tetang hal ini dan aku juga tak mau membuatnya khawatir selama ia berada di Sabang.
Lebihbaik nanti saja ketika ia sudah pulang dari Sabang, aku akan ceritapadanya. Setiap hari aku menanti suamiku pulang, hari demi hari akuhitung...
Sudah 3 minggu suamiku di Sabang, malam itu ketika akusedang melihat foto-foto kami, ponselku berbunyi menandakan ada smsyang masuk.
Kubuka di inbox ponselku, ternyata dari suamiku yang sms.
Ia menulis, "aku sudah beli tiket untuk pulang, aku pulangnya satu hari lagi, aku akan kabarin lagi".
Hanyaitu saja yang diinfokannya. Aku ingin marah, tapi aku pendam saja egoyang tidak baik ini. Hari yg aku tunggu pun tiba, aku menantinya dirumah.
Sebagai seorang istri, aku pun berdandan yang cantik danmemakai parfum kesukaannya untuk menyambut suamiku pulang, dan nantinyaaku juga akan menyelesaikan masalah komunikasi kami yg burukakhir-akhir ini.
Bel pun berbunyi, kubukakan pintu untuknya dania pun mengucap salam. Sebelum masuk, aku pegang tangannya kedepanteras namun ia tetap berdiri, aku membungkuk untuk melepaskan sepatu,kaos kaki dan kucuci kedua kakinya, aku tak mau ada syaithan yang masukke dalam rumah kami.
Setelah itu akupun berdiri langsung mencium tangannya tapi apa reaksinya..
MasyaAllah.. ia tidak mencium keningku, ia hanya diam dan langsung naikkeruangan atas, kemudian mandi dan tidur tanpa bertanya kabarku..
Akuhanya berpikir, mungkin dia capek. Aku pun segera merapikan bawaan nyasampai aku pun tertidur. Malam menunjukkan 1/3 malam, mengingatkan akupada tempat mengadu yaitu Allah, Sang Maha Pencipta.
Biasa nyakami selalu berjama'ah, tapi karena melihat nya tidur sangat pulas, akutak tega membangunkannya. Aku hanya mengeelus wajahnya dan aku ciumkeningnya, lalu aku sholat tahajud 8 rakaat plus witir 3 raka'at.
***
Akumendengar suara mobilnya, aku terbangun lalu aku melihat dirinya daribalkon kamar kami yang bersiap-siap untuk pergi. Lalu aku memanggilnyatapi ia tak mendengar. Kemudian aku ambil jilbabku dan aku berlari dariatas ke bawah tanpa memperdulikan darah yg bercecer dari rahimku untukmengejarnya tapi ia begitu cepat pergi.
Aku merasa ada yang aneh dengan suamiku. Ada apa dengan suamiku? Mengapa ia bersikap tidak biasa terhadapku?
Akutidak bisa diam begitu saja, firasatku mengatakan ada sesuatu. Saat itujuga aku langsung menelpon kerumah mertuakudan kebetulan Dian yangmengangkat telponnya, aku bercerita dan aku bertanya apa yang sedangterjadi dengan suamiku. Dengan enteng ia menjawab, "Loe pikir ajasendiri!!!". Telpon pun langsung terputus.
Ada apa ini? Tanyahatiku penuh dalam kecemasan. Mengapa suamiku berubah setelah iakembali dari kota kelahirannya. Mengapa ia tak mau berbicara padaku,apalagi memanjakan aku.
Semakin hari ia menjadi orang yangpendiam, seakan ia telah melepas tanggung jawabnya sebagai seorangsuami. Kami hanya berbicara seperlunya saja, aku selalu diintrogasinya.Selalu bertanya aku dari mana dan mengapa pulang terlambat dan iabertanya dengan nada yg keras. Suamiku telah berubah.
Bahkanyang membuat ku kaget, aku pernah dituduhnya berzina dengan mantanpacarku. Ingin rasanya aku menampar suamiku yang telah menuduhkuserendah itu, tapi aku selalu ingat.. sebagaimana pun salahnya seorangsuami, status suami tetap di atas para istri, itu pedoman yang akupegang.
Aku hanya berdo'a semoga suamiku sadar akan prilakunya.
***
Duatahun berlalu, suamiku tak kunjung berubah juga. Aku menangis setiapmalam, lelah menanti seperti ini, kami seperti orang asing yang barusaja berkenalan.
Kemesraan yang kami ciptakan dulu telah sirna.Walaupun kondisinya tetap seperti itu, aku tetap merawatnya &menyiakan segala yang ia perlukan. Penyakitkupun masih aku simpandengan baik dan sekalipun ia tak pernah bertanya perihal obat apa yangaku minum. Kebahagiaan ku telah sirna, harapan menjadi ibu pun telahaku pendam. Aku tak tahu kapan ini semua akan berakhir.
Bersyukurlah..aku punya penghasilan sendiri dari aktifitasku sebagai seorang gurungaji, jadi aku tak perlu meminta uang padanya hanya untuk pengobatankankerku. Aku pun hanya berobat semampuku.
Sungguh.. suami yangdulu aku puja dan aku banggakan, sekarang telah menjadi orang asingbagiku, setiap aku bertanya ia selalu menyuruhku untuk berpikirsendiri. Tiba-tiba saja malam itu setelah makan malam usai, suamikumemanggilku.
"Ya, ada apa Yah!" sahutku dengan memanggil nama kesayangannya "Ayah".
"Lusa kita siap-siap ke Sabang ya." Jawabnya tegas.
"Ada apa? Mengapa?", sahutku penuh dengan keheranan.
Astaghfirullah..suami ku yang dulu lembut tiba-tiba saja menjadi kasar, diamembentakku. Sehingga tak ada lagi kelanjutan diskusi antara kami.
Dia mengatakan "Kau ikut saja jangan banyak tanya!!"
Laluaku pun bersegera mengemasi barang-barang yang akan dibawa ke Sabangsambil menangis, sedih karena suamiku kini tak ku kenal lagi.
Duatahun pacaran, lima tahun kami menikah dan sudah 2 tahun pula iamenjadi orang asing buatku. Ku lihat kamar kami yg dulu hangat penuhcinta yang dihiasi foto pernikahan kami, sekarang menjadi dingin..sangat dingin dari batu es. Aku menangis dengan kebingungan ini. Inginrasanya aku berontak berteriak, tapi aku tak bisa.
Suamiku taksuka dengan wanita yang kasar, ngomong dengan nada tinggi, sukamembanting barang-barang. Dia bilang perbuatan itu menunjukkan sikapketidakhormatan kepadanya. Aku hanya bisa bersabar menantinya bicaradan sabar mengobati penyakitku ini, dalam kesendirianku..
***
Kamitelah sampai di Sabang, aku masih merasa lelah karena semalaman akutidak tidur karena terus berpikir. Keluarga besarnya juga telahberkumpul disana, termasuk ibu & adik-adiknya. Aku tidak tahu adaacara apa ini..
Aku dan suamiku pun masuk ke kamar kami. Suamikutak betah didalam kamar tua itu, ia pun langsung keluar bergabungdengan keluarga besarnya.
Baru saja aku membongkar koper kamidan ingin memasukkannya ke dalam lemari tua yg berada di dekat pintukamar, lemari tua yang telah ada sebelum suamiku lahir tiba-tiba TanteLia, tante yang sangat baik padaku memanggil ku untuk bersegeraberkumpul diruang tengah, aku pun menuju ke ruang keluarga yang beradaditengah rumah besar itu, yang tampak seperti rumah zaman peninggalanbelanda.
Kemudian aku duduk disamping suamiku, dan suamiku menunduk penuh dengan kebisuan, aku tak berani bertanya padanya.
Tiba-tiba saja neneknya, orang yang dianggap paling tua dan paling berhak atas semuanya, membuka pembicaraan.
"Baiklah,karena kalian telah berkumpul, nenek ingin bicara dengan kau Fisha".Neneknya berbicara sangat tegas, dengan sorot mata yang tajam.
"Ada apa ya Nek?" sahutku dengan penuh tanya..
Nenekpun menjawab, "Kau telah bergabung dengan keluarga kami hampir 8 tahun,sampai saat ini kami tak melihat tanda-tanda kehamilan yang sempurnasebab selama ini kau selalu keguguran!!".
Aku menangis.. untuk inikah aku diundang kemari? Untuk dihina ataukah dipisahkan dengan suamiku?
"Sebenarnyakami sudah punya calon untuk Fikri, dari dulu.. sebelum kau menikahdengannya. Tapi Fikri anak yang keras kepala, tak mau di atur,danakhirnya menikahlah ia dengan kau." Neneknya berbicara sangat lantang,mungkin logat orang Sabang seperti itu semua.
Aku hanya bisa tersenyum dan melihat wajah suamiku yang kosong matanya.
"Dan aku dengar dari ibu mertuamu kau pun sudah berkenalan dengannya", neneknya masih melanjutkan pembicaraan itu.
Sedangkansuamiku hanya terdiam saja, tapi aku lihat air matanya. Ingin aku peluksuamiku agar ia kuat dengan semua ini, tapi aku tak punya keberanianitu.
Neneknya masih saja berbicara panjang lebar dan yangterakhir dari ucapannya dengan mimik wajah yang sangat menantangkemudian berkata, "kau maunya gimana? kau dimadu atau diceraikan?"
MasyaAllah..kuatkan hati ini.. aku ingin jatuh pingsan. Hati ini seakan remukmendengarnya, hancur hatiku. Mengapa keluarganya bersikap seperti initerhadapku..
Aku selalu munutupi masalah ini dari kedua orang tuaku yang tinggal di pulaukayu, mereka mengira aku sangat bahagia 2 tahun belakangan ini.
"Fish, jawab!." Dengan tegas Ibunya langsung memintaku untuk menjawab.
Aku langsung memegang tangan suamiku. Dengan tangan yang dingin dan gemetar aku menjawab dengan tegas.
"Walaupunaku tidak bisa berdiskusi dulu dengan imamku, tapi aku dapat berdiskusidengannya melalui bathiniah, untuk kebaikan dan masa depan keluargaini, aku akan menyambut baik seorang wanita baru dirumah kami."
Ituyang aku jawab, dengan kata lain aku rela cintaku dibagi. Dan pada saatitu juga suamiku memandangku dengan tetesan air mata, tapi air matakutak sedikit pun menetes di hadapan mereka.
Aku lalu bertanya kepada suamiku, "Ayah siapakah yang akan menjadi sahabatku dirumah kita nanti, yah?"
Suamiku menjawab, "Dia Desi!"
Akupun langsung menarik napas dan langsung berbicara, "Kapan pernikahannyaberlangsung? Apa yang harus saya siapkan dalam pernikahan ini Nek?."
Ayah mertuaku menjawab, "Pernikahannya 2 minggu lagi."
"Baiklahkalo begitu saya akan menelpon pembantu di rumah, untuk menyuruhnyamengurus KK kami ke kelurahan besok", setelah berbicara seperti itu akupermisi untuk pamit ke kamar.
Tak tahan lagi.. air mata ini akanturun, aku berjalan sangat cepat, aku buka pintu kamar dan aku langsungduduk di tempat tidur. Ingin berteriak, tapi aku sendiri disini. Takkuat rasanya menerima hal ini, cintaku telah dibagi. Sakit. Diiringiakutnya penyakitku..
Apakah karena ini suamiku menjadi orang yang asing selama 2 tahun belakangan ini?
Aku berjalan menuju ke meja rias, kubuka jilbabku, aku bercermin sambil bertanya-tanya, "sudah tidak cantikkah aku ini?"
Kuambil sisirku, aku menyisiri rambutku yang setiap hari rontok. Kulihatwajahku, ternyata aku memang sudah tidak cantik lagi, rambutku sudahhampir habis.. kepalaku sudah botak dibagian tengahnya.
Tiba-tibapintu kamar ini terbuka, ternyata suamiku yang datang, ia berdiridibelakangku. Tak kuhapus air mata ini, aku bersegera memandangnya daricermin meja rias itu.
Kami diam sejenak, lalu aku mulaipembicaraan, "terima kasih ayah, kamu memberi sahabat kepada ku. Jadiaku tak perlu sedih lagi saat ditinggal pergi kamu nanti! Iya kan?."
Suamikumengangguk sambil melihat kepalaku tapi tak sedikitpun ia tersenyum danbertanya kenapa rambutku rontok, dia hanya mengatakan jangan salahmemakai shampo.
Dalam hatiku bertanya, "mengapa ia sangat cuek?"dan ia sudah tak memanjakanku lagi. Lalu dia berkata, "sudah malam,kita istirahat yuk!"
"Aku sholat isya dulu baru aku tidur", jawabku tenang.
Dalamsholat dan dalam tidur aku menangis. Ku hitung mundur waktu, kapan akuakan berbagi suami dengannya. Aku pun ikut sibuk mengurusi pernikahansuamiku.
Aku tak tahu kalau Desi orang Sabang juga. Sudahlah,ini mungkin takdirku. Aku ingin suamiku kembali seperti dulu, yangsangat memanjakan aku atas rasa sayang dan cintanya itu.
***
Malam sebelum hari pernikahan suamiku, aku menulis curahan hatiku di laptopku.
Dilaptop aku menulis saat-saat terakhirku melihat suamiku, aku marah padasuamiku yang telah menelantarkanku. Aku menangis melihat suamiku yangsedang tidur pulas, apa salahku? sampai ia berlaku sekejam itukepadaku. Akusave di mydocument yang bertitle "Aku Mencintaimu Suamiku."
Haripernikahan telah tiba, aku telah siap, tapi aku tak sanggup untukkeluar. Aku berdiri didekat jendela, aku melihat matahari, karenamungkin saja aku takkan bisa melihat sinarnya lagi. Aku berdiri sangatlama.. lalu suamiku yang telah siap dengan pakaian pengantinnya masukdan berbicara padaku.
"Apakah kamu sudah siap?"
Kuhapus airmata yang menetes diwajahku sambil berkata :
"Nantijika ia telah sah jadi istrimu, ketika kamu membawa ia masuk kedalamrumah ini, cucilah kakinya sebagaimana kamu mencuci kakiku dulu, laluketika kalian masuk ke dalam kamar pengantin bacakan do'a diubun-ubunnya sebagaimana yang kamu lakukan padaku dulu. Lalu setelahitu..", perkataanku terhenti karena tak sanggup aku meneruskanpembicaraan itu, aku ingin menagis meledak.
Tiba-tiba suamiku menjawab "Lalu apa Bunda?"
Aku kaget mendengar kata itu, yang tadinya aku menunduk seketika aku langsung menatapnya dengan mata yang berbinar-binar...
"Bisa kamu ulangi apa yang kamu ucapkan barusan?", pintaku tuk menyakini bahwa kuping ini tidak salah mendengar.
Diamengangguk dan berkata, "Baik bunda akan ayah ulangi, lalu apa bunda?",sambil ia mengelus wajah dan menghapus airmataku, dia agak sedikitmembungkuk karena dia sangat tinggi, aku hanya sedadanya saja.
Diatersenyum sambil berkata, "Kita liat saja nanti ya!". Dia memelukku danberkata, "bunda adalah wanita yang paling kuat yang ayah temui selainmama".
Kemudian ia mencium keningku, aku langsung memeluknyaerat dan berkata, "Ayah, apakah ini akan segera berakhir? Ayah kemanasaja? Mengapa Ayah berubah? Aku kangen sama Ayah? Aku kangen belaiankasih sayang Ayah? Aku kangen dengan manjanya Ayah? Aku kesepian Ayah?Dan satu hal lagi yang harus Ayah tau, bahwa aku tidak pernah berzinah!Dulu.. waktu awal kita pacaran, aku memang belum bisa melupakannya,setelah 4 bulan bersama Ayah baru bisa aku terima, jika yangdihadapanku itu adalah lelaki yang aku cari. Bukan berarti aku pernahberzina Ayah." Aku langsung bersujud di kakinya dan muncium kaki imamkusambil berkata, "Aku minta maaf Ayah, telah membuatmu susah".
Saat itu juga, diangkatnya badanku.. ia hanya menangis.
Iamemelukku sangat lama, 2 tahun aku menanti dirinya kembali. Tiba-tibaperutku sakit, ia menyadari bahwa ada yang tidak beres denganku dan iabertanya, "bunda baik-baik saja kan?" tanyanya dengan penuh khawatir.
Akupun menjawab, "bisa memeluk dan melihat kamu kembali seperti dulu itusudah mebuatku baik, Yah. Aku hanya tak bisa bicara sekarang". Karenadia akan menikah. Aku tak mau membuat dia khawatir. Dia harus khusyumenjalani acara prosesi akad nikah tersebut.
***
Setelah tiba dimasjid, ijab-qabul pun dimulai. Aku duduk diseberang suamiku.
Akumelihat suamiku duduk berdampingan dengan perempuan itu, membuat hatiini cemburu, ingin berteriak mengatakan, "Ayah jangan!!", tapi akuingat akan kondisiku.
Jantung ini berdebar kencang saatmendengar ijab-qabul tersebut. Begitu ijab-qabul selesai, aku menariknapas panjang. Tante Lia, tante yang baik itu, memelukku. Dalam hatiaku berusaha untuk menguatkan hati ini. Ya... aku kuat.
Taksanggup aku melihat mereka duduk bersanding dipelaminan. Orang-orangyang hadir di acara resepsi itu iba melihatku, mereka melihatku dengantatapan sangat aneh, mungkin melihat wajahku yang selalu tersenyum,tapi dibalik itu.. hatiku menangis.
Sampai dirumah, suamikulangsung masuk ke dalam rumah begitu saja. Tak mencuci kakinya. Akusangat heran dengan perilakunya. Apa iya, dia tidak suka denganpernikahan ini?
Sementara itu Desi disambut hangat di dalam keluarga suamiku, tak seperti aku dahulu, yang di musuhi.
Malamini aku tak bisa tidur, bagaimana bisa? Suamiku akan tidur denganperempuan yang sangat aku cemburui. Aku tak tahu apa yang sedang merekalakukan didalam sana.
Sepertiga malam pada saat aku ingin sholatlail aku keluar untuk berwudhu, lalu aku melihat ada lelaki yang miripsuamiku tidur disofa ruang tengah. Kudekati lalu kulihat. Masya Allah..suamiku tak tidur dengan wanita itu, ia ternyata tidur disofa, akududuk disofa itu sambil menghelus wajahnya yang lelah, tiba-tiba iamemegang tangan kiriku, tentu saja aku kaget.
"Kamu datang kesini, aku pun tahu", ia berkata seperti itu. Aku tersenyum danmegajaknya sholat lail. Setelah sholat lail ia berkata, "maafkan aku,aku tak boleh menyakitimu, kamu menderita karena ego nya aku. Besokkita pulang ke Jakarta, biar Desi pulang dengan mama, papa dan jugaadik-adikku"
Aku menatapnya dengan penuh keheranan. Tapi ialangsung mengajakku untuk istirahat. Saat tidur ia memelukku sangaterat. Aku tersenyum saja, sudah lama ini tidak terjadi. Ya Allah..apakah Engkau akan menyuruh malaikat maut untuk mengambil nyawakusekarang ini, karena aku telah merasakan kehadirannya saat ini. Tapi..masih bisakah engkau ijinkan aku untuk merasakan kehangatan darisuamiku yang telah hilang selama 2 tahun ini..
Suamiku berbisik, "Bunda kok kurus?"
Aku menangis dalam kebisuan. Pelukannya masih bisa aku rasakan.
Aku pun berkata, "Ayah kenapa tidak tidur dengan Desi?"
"Akukangen sama kamu Bunda, aku tak mau menyakitimu lagi. Kamu sudah seringterluka oleh sikapku yang egois." Dengan lembut suamiku menjawabseperti itu.
Lalu suamiku berkata, "Bun, ayah minta maaf telahmenelantarkan bunda.. Selama ayah di Sabang, ayah dengar kalau bundatidak tulus mencintai ayah, bunda seperti mengejar sesuatu, sepertimengejar harta ayah dan satu lagi.. ayah pernah melihat sms bundadengan mantan pacar bunda dimana isinya kalau bunda gak mau berbuat"seperti itu" dan tulisan seperti itu diberi tanda kutip ("sepertiitu"). Ayah ingin ngomong tapi takut bunda tersinggung dan ayahberpikir kalau bunda pernah tidur dengannya sebelum bunda bertemu ayah,terus ayah dimarahi oleh keluarga ayah karena ayah terlalu memanjakanbunda"
Hati ini sakit ketika difitnah oleh suamiku, ketika tidakada kepercayaan di dirinya, hanya karena omongan keluarganya yang tidakpernah melihat betapa tulusnya aku mencintai pasangan seumur hidupkuini.
Aku hanya menjawab, "Aku sudah ceritakan itu kan Yah. Akutidak pernah berzinah dan aku mencintaimu setulus hatiku, jika akuhanya mengejar hartamu, mengapa aku memilih kamu? Padahal banyak lelakiyang lebih mapan darimu waktu itu Yah. Jika aku hanya mengejar hartamu,aku tak mungkin setiap hari menangis karena menderita mencintaimu."
Entahaku harus bahagia atau aku harus sedih karena sahabatku sendiriandikamar pengantin itu. Malam itu, aku menyelesaikan masalahku dengansuamiku dan berusaha memaafkannya beserta sikap keluarganya juga.
Karena aku tak mau mati dalam hati yang penuh dengan rasa benci.
***
Keesokan harinya...
Ketikaaku ingin terbangun untuk mengambil wudhu, kepalaku pusing, rahimkusakit sekali.. aku mengalami pendarahan dan suamiku kaget bukan main,ia langsung menggendongku.
Aku pun dilarikan ke rumah sakit..
Dari kejauhan aku mendengar suara zikir suamiku..
Aku merasakan tanganku basah..
Ketika kubuka mata ini, kulihat wajah suamiku penuh dengan rasa kekhawatiran.
Ia menggenggam tanganku dengan erat.. Dan mengatakan, "Bunda, Ayah minta maaf..."
Berkali-kali ia mengucapkan hal itu. Dalam hatiku, apa ia tahu apa yang terjadi padaku?
Akuberkata dengan suara yang lirih, "Yah, bunda ingin pulang.. bunda inginbertemu kedua orang tua bunda, anterin bunda kesana ya, Yah.."
"Ayah jangan berubah lagi ya! Janji ya, Yah... !!! Bunda sayang banget sama Ayah."
Tiba-tibasaja kakiku sakit sangat sakit, sakitnya semakin keatas, kakiku sudahtak bisa bergerak lagi.. aku tak kuat lagi memegang tangan suamiku.Kulihat wajahnya yang tampan, berlinang air mata.
Sebelum mata ini tertutup, kulafazkan kalimat syahadat dan ditutup dengan kalimat tahlil.
Aku bahagia melihat suamiku punya pengganti diriku..
Aku bahagia selalu melayaninya dalam suka dan duka..
Menemaninya dalam ketika ia mengalami kesulitan dari kami pacaran sampai kami menikah.
Aku bahagia bersuamikan dia. Dia adalah nafasku.
UntukIbu mertuaku : "Maafkan aku telah hadir didalam kehidupan anakmu sampaiaku hidup didalam hati anakmu, ketahuilah Ma.. dari dulu aku selaluberdo'a agar Mama merestui hubungan kami. Mengapa engkau fitnah dirikudidepan suamiku, apa engkau punya buktinya Ma? Mengapa engkau sangatcemburu padaku Ma? Fikri tetap milikmu Ma, aku tak pernah menyuruhnyauntuk durhaka kepadamu, dari dulu aku selalu mengerti apa yang kamuinginkan dari anakmu, tapi mengapa kau benci diriku. Dengan Desi kausangat baik tetapi denganku menantumu kau bersikap sebaliknya."
***
Setelah ku buka laptop, kubaca curhatan istriku.
=====================================================
Ayah, mengapa keluargamu sangat membenciku?
Aku dihina oleh mereka ayah.
Mengapa mereka bisa baik terhadapku pada saat ada dirimu?
Pernahsuatu ketika aku bertemu Dian di jalan, aku menegurnya karena dia adikiparku tapi aku disambut dengan wajah ketidaksukaannya. Sangat terlihatAyah..
Tapi ketika engkau bersamaku, Dian sangat baik, sangatmanis dan ia memanggilku dengan panggilan yang sangat menghormatiku.Mengapa seperti itu ayah?
Aku tak bisa berbicara tentang ini padamu, karena aku tahu kamu pasti membela adikmu, tak ada gunanya Yah..
Aku diusir dari rumah sakit.
Aku tak boleh merawat suamiku.
Aku cemburu pada Desi yang sangat akrab dengan mertuaku.
Tiap hari ia datang ke rumah sakit bersama mertuaku.
Aku sangat marah..
Jika aku membicarakan hal ini pada suamiku, ia akan pasti membela Desi danibunya..
Aku tak mau sakit hati lagi.
Ya Allah kuatkan aku, maafkan aku..
Engkau Maha Adil..
Berilah keadilan ini padaku, Ya Allah..
Ayah sudah berubah, ayah sudah tak sayang lagi pada ku..
Aku berusaha untuk mandiri ayah, aku tak akan bermanja-manja lagi padamu..
Aku kuat ayah dalam kesakitan ini..
Lihatlah ayah, aku kuat walaupun penyakit kanker ini terus menyerangku..
Aku bisa melakukan ini semua sendiri ayah..
Besok suamiku akan menikah dengan perempuan itu.
Perempuan yang aku benci, yang aku cemburui.
Tapi aku tak boleh egois, ini untuk kebahagian keluarga suamiku.
Aku harus sadar diri.
Ayah, sebenarnya aku tak mau diduakan olehmu.
Mengapa harus Desi yang menjadi sahabatku?
Ayah.. aku masih tak rela.
Tapi aku harus ikhlas menerimanya.
Pagi nanti suamiku melangsungkan pernikahan keduanya.
Semoga saja aku masih punya waktu untuk melihatnya tersenyum untukku.
Aku ingin sekali merasakan kasih sayangnya yang terakhir.
Sebelum ajal ini menjemputku.
Ayah.. aku kangen ayah..
=====================================================
Dan kini aku telah membawamu ke orang tuamu, Bunda..
Aku akan mengunjungimu sebulan sekali bersama Desi di Pulau Kayu ini.
Aku akan selalu membawakanmu bunga mawar yang berwana pink yang mencerminkan keceriaan hatimu yang sakit tertusuk duri.
Bunda tetap cantik, selalu tersenyum disaat tidur.
Bunda akan selalu hidup dihati ayah.
Bunda.. Desi tak sepertimu, yang tidak pernah marah..
Desisangat berbeda denganmu, ia tak pernah membersihkan telingaku, rambutkutak pernah di creambathnya, kakiku pun tak pernah dicucinya.
Ayah menyesal telah menelantarkanmu selama 2 tahun, kamu sakit pun aku tak perduli, hidup dalam kesendirianmu..
Seandainya Ayah tak menelantarkan Bunda, mungkin ayah masih bisa tidur dengan belaian tangan Bunda yang halus.
Sekarang Ayah sadar, bahwa ayah sangat membutuhkan bunda..
Bunda, kamu wanita yang paling tegar yang pernah kutemui.
Aku menyesal telah asik dalam ke-egoanku..
Bunda.. maafkan aku.. Bunda tidur tetap manis. Senyum manjamu terlihat di tidurmu yang panjang.
Maafkanaku, tak bisa bersikap adil dan membahagiakanmu, aku selalu meng-iyakanapa kata ibuku, karena aku takut menjadi anak durhaka. Maafkan akuketika kau di fitnah oleh keluargaku, aku percaya begitu saja.
Apakah Bunda akan mendapat pengganti ayah di surga sana?
Apakah Bunda tetap menanti ayah disana? Tetap setia dialam sana?
Tunggulah Ayah disana Bunda..
Bisakan? Seperti Bunda menunggu ayah di sini.. Aku mohon..
Ayah Sayang Bunda.

KATA KATA BIJAK DARI CARTOON SPONGEBOB DKK


Kata-Kata Bijak dan Haru dari Spongebob dkk.
pasti pernah nonton Spongebob Squerepants kn ? Film ini emg pasti 'dah pada tau Dan hebatnya lagi dari film ini , perkataan mereka terkadang mengandung makna yg luas tidak kalah dengan filusuf Yunani, Rockfeller, maupun Gandhi(lebay). dan jujur aku sedikit terharu baca nya hehe, Tanpa berlama-lama mari kita lihat kalimat-kalimat bijak nan haru dari SPONGEBOB SQUEREPANTS :D
1. Tuan Krab ketika membuka gerai Krusty Krab rahasia diumah spongebob.
"Apa yang tidak membunuhmu, biasanya menjadi sukses dikesempatan kedua".

2. Tuan Krab berkata ketika episode gelembung sahabat
"Uang selalu benar"

3. Ketika Patrick menjadi pintar karena salah memilih kepalanya yg terlepas
"pengetahuan tidak dapat menggantikan persahabatan. aku lebih memilih untuk menjadi idiot daripada kehilanganmu"

4. Ketika spongebob bertanya pada patrick ketika mau berangkat sekolah
Spongebob: Apa yg biasanya kau lakukan saat aku pergi?
patrick : menunggumu kembali..

5. Saat spongebob menjadi kaya dan melupakan patrick juga tmn2 yg lain. spongebob memohon kepada patrick, dan patrick berkata:
"kalau uang bisa membuatku melupakan sahabat terbaikku, maka aku lebih memilih untuk tidak punya uang sama sekali"

6. Saat patrick di fitnah mencuri jaring ubur2 nya spongebob,patrick berkata
"Tak apa kawan.. aku mungkin hanya bintang laut yang jelek.. lebih baik aku pergi dari bikini bottom.. ini, ambil saja barang2ku.. tapi aku tak pernah mengambil jaring mu kawan.."
(Patrick dituduh nyolong jaring dan dia tetap sabar)

7. Episode Kotak Rahasia "Kalau kamu memberitahukan rahasia kepada seseorang, maka itu namanya bkn rahasia lagi".

8. episode jelly spoter, ketika Spongebob gagal masuk menjadi anggota klub ubur-ubur. Patrick berkata "pemujaan yang berlebihan itu tidak sehat.."

9. waktu patrick dianggap ada keturunan raja terus mulai ngambil barang2 milik orang lain, terus dia berkata:
"hidup itu memang tidak adil, jadi biasakanlah dirimu"...

10. waktu spongebob diajarkan guru mengemudi ala militer.
"seharusnya kau belajar berjalan dulu nak, baru lah kau bisa berlari.."

11. waktu episode spongebob nyari spatula baru, terus dia dapet spatula yg emas , tapi si spatula emasnya ga nurut sama si spongebob akhirnya dia balik pk spatula nya yg lama.
"Ternyata semua yg berkilau itu belum tentu emas"

12. Episode Kotak rahasia, patrick yg kukuh tidak ingin menunjukan kotak rahasiannya.
"Aku tidak pernah merasakan bahwa diriku seperti susu yang tumpah"

13. Pas SpongeBob nangis, Patrick bilang:
"Dulu kau dapat kesempatan, tapi kau gagal, SPongeBob.
Berhentilah hidup di masa lalu,karena itu hanya menyakitimu.."

14. episode Mega-Bucket, di mana Plankton pngn mnguasai Bikini Bottom..
Plankton bilang:
"hanya orang yang agresif yang bisa menaklukkan dunia.."

Ciri-Ciri Anak Indigo


Beberapa tulisan dan buku yang membahas mengenai anak Indigo hanya mengemukakan ciri-ciri perilaku dan kejiwaannya saja, dan tidak ada yang secara spesifik menjelaskan ciri-ciri fisiknya. Apakah ciri-ciri fisik anak Indigo itu, yang membedakannya dengan anak-anak pada umumnya, memang ada?

Berbicara mengenai jiwa dan gambaran perubahannya yang muncul pada fisik, pasti sudah banyak orang yang tahu. Bagaimana emosi, seperti marah, sedih, dan gembira akan tergambar pada perubahan raut wajah, atau gerakan bahasa tubuh lainnya.

Emosi yang terjadi secara berulang-ulang dalam jangka waktu yang lama bisa membuat suatu perubahan yang menetap pada roman muka dan tampilan fisik lainnya. Orang yang berkarakter jahat, sebagai contoh, seperti narapidana kambuhan, preman atau orang yang dalam kehidupannya sehari-hari selalu bergelut dengan dunia kejahatan, akan tergambarkan pada wajahnya dengan jelas. Begitu juga dengan orang yang berkarakter baik, seperti orang yang penolong, dermawan, baik hati, wajahnya akan tampak menyenangkan, teduh dan memberikan ketenangan apabila dipandang.

Pemahaman itulah yang digunakan dalam pembuatan karakter tokoh film atau animasi kartun, di mana seorang penjahat divisualisasikan dengan muka yang bengis, sorot mata kejam, jarang tersenyum, sedangkan seorang pemuka agama bermuka bersih bercahaya, seorang penegak hukum dengan wajah tegas, dan lain sebagainya.



Ciri-ciri fisik sejak lahir, anak-anak hingga dewasa

Anak Indigo terlahir dengan jiwa yang tua, atau tingkat kedewasaan dini pada usia sangat muda atau anak-anak. Sebagian anak Indigo bahkan memperlihatkan pertumbuhan jiwa yang luar biasa sejak usia bayi, seperti kemampuan berpikir analitik dalam memahami fungsi benda-benda, menilai karakter orang dewasa, mengungkapkan maksud hatinya kepada orang di sekitarnya, dan lain sebagainya. Pengaruh perkembangan jiwa yang terlalu cepat itu juga tampak pada pertumbuhan fisik seperti gigi yang muncul lebih cepat, dan kemampuan motorik seperti berjalan dan berbicara yang lebih dulu dari bayi pada umumnya.

Karena kemampuan anak Indigo terletak pada kekuatan jiwanya, maka bentuk fisik secara spesifik banyak terdapat di bagian kepalanya. Ciri yang khas adalah bentuk kepala yang sedikit agak lebih besar dari bayi atau anak-anak pada umumnya, terutama pada bagian lingkar kepala, dan dahi serta kening yang lebih lebar.

Kuantitas otak anak Indigo biasanya lebih besar disebabkan penggunaannya relatif lebih sering sejak usia dini tadi. Mereka berpikir dan menganalisa setiap apa yang dilihat, didengar atau dirasakannya.

Pelebaran pada lingkar kepala menunjukkan penggunaan kemampuan telepati, pada kening adalah analitik, sedangkan dahi adalah visualisasi dan imajinasi citra-citra supranatural.

Bentuk daun telinga pun mempunyai bentuk yang sedikit lebih keluar dari kepala, memanjang pada bagian ujung atas, dan agak menekuk ke atas pada bagian cuping bawah. Lebih kuatnya “insting reptil” merupakan sebab kemunculan ciri binatang yang tergambar pada bentuk daun telinga ini.

Begitu juga dengan mata, terutama tatapan mata yang sangat tajam dan dalam, dengan bagian pupil atau orang-orangan mata yang lebih besar, sehingga tampak hanya tersisa sedikit ruang untuk warna putih mata. Pandangan mata anak Indigo bertolak belakang dengan pandangan mata anak autis. Kalau anak autis tidak bisa menatap mata orang lain, atau tidak bisa berkonsentrasi pada satu titik dalam waktu yang lama, sedangkan anak Indigo sebaliknya, mereka dengan berani menatap – sambil menganalisa karakter – orang dewasa di depan mereka, dan tingkat konsentrasinya terhadap sesuatu sangat tinggi untuk ukuran mereka. Sedangkan orang-orangan mata yang lebih besar menunjukkan kemampuan melihat makhluk gaib dan hal-hal yang tersembunyi lainnya dari dimensi-dimensi lain. Selain itu ada sebagian anak Indigo yang terlahir dengan mata agak sedikit jereng, baik ke tengah – ke arah hidung – atau ke luar.

Susunan gigi-geligi mereka biasanya terlihat rapi dan bagus, dan terasa sangat tajam apabila anda merasakan gigitannya. Pada usia bayi ketika mulai tumbuh satu dua gigi, mereka cenderung melakukan kegiatan gigit-menggigit yang lebih sering dan intensif.

Ada semacam tanda aneh yang mungkin ditemukan pada saat kelahirannya – dan mungkin terbawa sampai usia beberapa tahun. Tanda itu terdapat di dahi, di antara kedua mata, sedikit agak di atasnya. Tanda yang pada sebagian anak Indigo terlihat cukup jelas seperti bekas pukulan yang membekas dalam dengan warna agak gelap samar. Tanda ini seperti “mata ketiga” yang menampakkan dirinya secara fisik.

Demikianlah sedikit pengetahuan saya tentang ciri-ciri fisik anak Indigo, yang mungkin bisa membantu para orang tua dalam mengenali keindigoan pada anak-anak mereka, terutama sejak usia bayi (balita) hingga usia anak-anak. Ciri-ciri tersebut di atas bisa saja akan bertahan hingga usia dewasa, namun biasanya akan mengalami penurunan atau peningkatan sesuai perubahan perilaku dan emosi jiwa. Namun secara umum, ukuran kepala yang lebih besar, bentuk daun telinga, dahi dan kening yang lebar, dan tatapan mata akan bertahan hingga usia dewasa.

ciri ciri orang yang mencintai kamu


1. Orang yang mencintai kamu tidak pernah mampu memberikan alasan kenapa dia mencintai kamu. Yang dia tahu di hati dan matanya hanya ada kamu satu-satunya, dan dia akan selalu bahagia jika melihat kamu bahagia.
2. Walaupun kamu sudah memiliki teman istimewa atau kekasih, dia tidak perduli! Baginya yang penting kamu bahagia dan kamu tetap menjadi impiannya.

... 3. Orang yang mencintai kamu selalu menerima kamu apa adanya, di hati dan matanya kamu selalu yang tercantik walaupun kamu merasa berat badan kamu sudah bertambah.

4. Orang yang mencintai kamu selalu ingin tau tentang apa saja yang kamu lalui sepanjang hari ini, dia ingin tau kegiatan kamu.

5. Orang yang mencintai kamu akan mengirimkan SMS/YM/BBM seperti ’selamat pagi’, ’have fun’, ’selamat tidur’, ‘take care’, dan lain-lain, walaupun kamu tidak membalas SMS-nya, karena dengan kiriman SMS itu lah dia menyatakan cintanya, menyatakan dengan cara yang berbeda, bukan “aku CINTA padamu”.

6. Jika kamu merayakan tahun baru dan kamu tidak mengundangnya ke pesta yang kamu adakan, setidak-tidaknya dia akan menelefon untuk mengucapkan selamat atau mengirim SMS/YM/BBM.

7. Orang yang mencintai kamu akan selalu mengingat setiap kejadian yang dia lalui bersama kamu, bahkan mungkin kejadian yang kamu sendiri sudah melupakannya, karena saat-saat itu adalah saat yang berharga untuknya. dan saat itu matanya pasti berkaca, karena saat bersamamu tidak selalu terulang.

8. Orang yang mencintai kamu selalu mengingat setiap kata-kata yang kamu ucapkan, bahkan mungkin kata-kata yang kamu sendiri lupa pernah mengungkapkannya. karena dia menyematkan kata-kata mu di hatinya, berapa banyak kata-kata penuh harapan yang kau tuturkan padanya, dan akhirnya kau musnahkan? pasti kau lupa, tetapi bukan orang yang mencintai kamu.

9. Orang yang mencintai kamu akan belajar menggemari lagu-lagu kegemaran kamu, karena dia ingin tahu apa kegemaran kamu. Kesukaan kamu kesukaannya juga, walaupun susah menggemari kesukaan kamu, tapi akhirnya dia bisa.

10. Kalau kamu sedang sakit, dia akan sentiasa mengirim SMS, menelefon, YM/BBM dll untuk bertanya keadaan kamu - karena dia khawatir tentang kamu, peduli tentang kamu.

11. Jika kamu mengatakan akan menghadapi ujian, dia akan menanyakan kapan ujian itu berlangsung, dan saat harinya tiba dia akan mengirimkan SMS/YM/BBM ‘good luck’ untuk memberi semangat kepada kamu.

12. Orang yang mencintai kamu akan memberikan suatu barang miliknya yang mungkin buat kamu itu sesuatu yang biasa, tetapi baginya barang itu sangat istimewa.

13. Orang yang mencintai kamu akan terdiam sesaat, ketika sedang bercakap di telefon dengan kamu, sehingga kamu menjadi bingung. Sebenarnya saat itu dia merasa sangat gugup karena kamu telah menggetarkan dunianya.

14. Orang yang mencintai kamu selalu ingin berada di dekat kamu dan ingin menghabiskan hari-harinya hanya dengan kamu.

15. Orang yang mencintai kamu bertindak lebih seperti saudara daripada seperti seorang kekasih.

16. Orang yang mencintai kamu sering melakukan hal-hal yang bikin BETE, seperti menelefon/SMS/YM/BBM kamu 100 kali sehari. Atau mengejutkan kamu di tengah malam dengan mengirim SMS. Sebenarnya ketika itu dia sedang memikirkan kamu.

17. Orang yang mencintai kamu kadang-kadang merindukan kamu dan melakukan hal-hal yang membuat kamu pening. Namun ketika kamu mengatakan tindakannya itu membuat kamu terganggu dia akan minta maaf dan tak akan melakukannya lagi.

18. Jika kamu memintanya untuk mengajarimu sesuatu maka ia akan mengajarimu dgn sabar. Bahkan dia begitu gembira karena dapat membantu kamu. dia tidak pernah mengelak dari memenuhi permintaan kamu walau sesulit apapun permintaan itu.

19. Kalau kamu melihat handphone-nya maka nama kamu akan menghiasi sebagian besar INBOX-nya. Dia masih menyimpan SMS-SMS dari kamu walaupun ia kamu kirim berbulan-bulan atau bertahun-tahun yang lalu.

20. Dan jika kamu coba menjauhkan diri darinya atau memberi reaksi menolaknya, dia akan menyadarinya dan menghilang dari kehidupan kamu, walaupun hal itu membunuh hatinya.

21. Jika suatu saat kamu merindukannya dan ingin memberinya kesempatan dia akan ada menunggu kamu karena sebenarnya dia tak pernah mencari orang lain. Dia sentiasa menunggu kamu.

22. Orang yang begitu mencintaimu, tidak pernah memaksa kamu memberinya sebab dan alasan, walaupun hatinya meronta ingin mengetahui, karena dia tidak mau kamu terbebani karenanya. saat kau pinta dia pergi, dia pergi tanpa menyalahkan kamu, karena dia benar-benar mengerti apa itu cinta

Sholat sunnah Qobliyah subuh


Sholat sunnah Qobliyah subuh

Alhamdulillah, segala puji bagi Alloh, Dzat yang menciptakan kehidupan dan kematian sebagai ujian bagi manusia. Shalawat dan salam semoga terlimpah selalu atas Hamba dan Kekasih Alloh, Rosululloh Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam beserta keluarganya, para sahabatnya dan pengikut setia mereka hingga hari kiamat nanti.
Sholat Sunnah rawatib shubuh termasuk sholat Sunnah yang paling dianjurkan dan RosulullohShalallahu ‘alaihi wasallam sendiri senantiasa melakukannya dan tidak meninggalkannya baik dikala bepergian ataupun tidak.
Sebagaimana pernyataan ‘Aisyah radiyallahu’anha yang berbunyi:
“Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam tidak melakukan satupun sholat Sunnah yang melebihi kesinambungannya melebihi dua raka’at sholat rawatib shubuh.
Oleh karena itu ibnu al-Qayyim berkata, “Kesinambungan dan penjagaan beliau Shalallahu ‘alaihi wasallam terhadap sunah rawatib shubuh lebih dari seluruh sholat sunnah. sehingga keterangan tersebut menunjukan bahwa beliau Shalallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah meninggalkannya baik dalam safar maupun mukimnya. Beliau Shalallahu ‘alaihi wasallam dalam safarnya senantiasa disiplin melaksanakan sunah rawatib shubuh melebihi seluruh sholat-sholat Sunnah dan rawatib lainnya dan tidak dinukilkan dari beliau dalam safar melakukan sholat rawatib selain rawatib shubuh. Oleh karena itu Ibnu Umar dulu tidak menambah dari dua rakaat dan menyatakan, ‘Saya telah bepergian bersama Rosululloh Shalallahu ‘alaihi wasallam, Abu Bakar dan Umar, mereka seluruhnya dalam safar tidak melebihi dua raka’at.”
Adapun Diantara dalil yang menunjukkan bahwa Rosululloh Shalallahu ‘alaihi wasallam melakukannya dikala bepergian atau safar adalah hadits dari Abu Maryam yang berbunyi:
Kami dahulu pernah bersama Rosululloh Shalallahu ‘alaihi wasallam dalam satu perjalanan, lalu kami berjalan dimalam hari. Ketika menjelang waktu shubuh Rosululloh berhenti dan tidur dan orang-orangpun ikut tidur. Beliau tidak bangun kecuali matahari telah terbit. Lalu Rosululloh Shalallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan Muadzin untuk beradzan Lalu ia Muadzin mengumandangkan adzan kemudian beliau Shalallahu ‘alaihi wasallam sholat dua raka’at sebelum sholat shubuh kemudian memerintahkan sang muadzin beriqamah lalu beliau mengimami orang-orang sholat shubuh.
Dengan demikian, jelaslah bahwa hukum Sunnah rawatib shubuh adalah Sunnah muakkad dan termasuk rawatib yang paling dianjurkan.
Sekarang kita akan membahas tentang keutamaan sholat rowatib subuh.
Keutamaan sholat Sunnah rawatib Shubuh ada dalam hadits-hadits umum tentang keutamaan sholat Sunnah rawatib, namun ada beberapa hadits yang menunjukkan keutamaan sholat rawatib shubuh ini secara khusus. Diantaranya :
Hadits riwayat muslim dari ‘Aisyah radiyallahu’anha yang berbunyi:
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا.
Dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda, “Dua raka’at fajar Shubuh lebih baik dari dunia dan seisinya”
Subhanalloh, Riwayat ini memotivasi kita untuk membiasakan sholat rowatib subuh secara rutin.
Hadits ‘Aisyah yang lainnya berbunyi :
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ لَمْ يَكُنْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَيْءٍ مِنْ النَّوَافِلِ أَشَدَّ مِنْهُ تَعَاهُدًا عَلَى رَكْعَتَيْ الْفَجْرِأخرجه الشيخان
Dari ’Aisyah beliau berkata, “Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam tidak melakukan satupun sholat Sunnah yang melebihi kesinambungannya melebihi dua rakaat sholat rawatib shubuh.
Dalam dua hadits tadi ada pernyataan dan perbuatan Rosululloh Shalallahu ‘alaihi wasallam sekaligus yang menunjukkan keutamaan sholat rawatib ini.
Yang jadi pertanyaan bagaimana jika ada Orang yang tidak sempat melakukan sholat sunah rawatib subuh tersebut pada waktunya…?
Disyari’atkan bagi yang tidak sempat melakukan sholat rawatib qabliyah shubuh untuk melaksanakannya setelah selesai sholat fardhu shubuh atau setelah terbit matahari. Hal ini didasarkan kepada dalil berikut ini.
Pertama hadits dari Abu Hurairoh radiyallahu’anhu yang berbunyi:
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ :” مَنْ لَمْ يُصَلِّ رَكْعَتَي الْفَجْرِ ؛ فَلْيُصَلِّهُمَا بَعْدَ مَا تَطْلُعُ الشَّمْسُ”
Artinya Dari Abu Hurairoh radiyallahu’anhu, Rosululloh Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Siapa yang belum sholat dua raka’at qabliyah shubuh maka hendaknya melakukannya setelah terbit matahari”.
Perintah dalam hadits ini dipalingkan kepada makna istihbaab dengan hadits yang lainnya yang berbunyi :
عَنْ قَيْسِ بْنِ قَهْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ؛ أَنَّهُ صَلَّى مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ الصُّبْحَ ، وَلَمْ يَكُنْ رَكَعَ رَكْعَتَي الْفَجْرِ ، فَلَمَّا سَلَّمَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ؛ سَلَّمَ مَعَهُ ، ثُمَّ قَامَ فَرَكَعَ رَكْعَتَي الْفَجْرِ ، وَرَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَنْظُرُ إِلَيْهِ ، فَلَمْ يُنْكِرْ ذَلِكَ عَلَيْهِ
Dari Qais bin Qahd radiyallahu’anhu bahwasanya ia sholat shubuh bersama Rosululloh Shalallahu ‘alaihi wasallam dan belum melakukan sholat dua raka’at qabliyah shubuh. Ketika Rosululloh Shalallahu ‘alaihi wasallam telah salam maka iapun salam bersama beliau, kemudian ia bangkit dan melakukan sholat dua rakaat qabliyah shubuh dan Rosululloh Shalallahu ‘alaihi wasallam melihatnya dan tidak mengingkarinya.
Jelas hadits ini menunjukkan kebolehan mengqadha dua raka’at qabliyah shubuh setelah sholat fardhu.
Tata Cara Sholat Sunnah Rawatib Shubuh
secara umum Sholat Sunnah rawatib shubuh dilakukan sebelum sholat fardhu shubuh dalam dua raka’at sebagaimana sholat dua raka’at lainnya dengan satu salam.
Diantara petunjuk dan contoh Rosululloh Shalallahu ‘alaihi wasallam dalam melakukan dua raka’at Sunnah rawatib shubuh ini adalah dengan meringankannya dan tidak memanjangkan bacaannya dengan syarat tidak melanggar hal-hal yang wajib dalam sholat. Hal ini ditunjukkan oleh beberapa hadits berikut ini :
Pertama, Hadits Ummulmukminin Hafshoh radiyallahu’anha yang berbunyi :
Dari Ibnu Umar beliau berkata bahwasanya Hafshoh Ummulmukminin telah menceritakan kepadanya bahwa Rosululloh Shalallahu ‘alaihi wasallam dahulu bila muadzin selesai dari mengumandangkan adzan sholat shubuh dan tampak waktu shubuh maka beliau sholat dua raka’at yang ringan sebelum iqamat sholat.
Kedua, Hadits Ummulmukminin ‘Aisyah radiyallahu’anha yang berbunyi :
Dari ‘Aisyah beliau berkata : Dahulu Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam sholat dua raka’at ringan antara adzan dan iqamat dari sholat shubuh.
Hadits-hadits tersebut menunjukkan sunnahnya memperingan sholat dua raka’at sebelum sholat fardhu shubuh.
Demikianlah, beberapa hal seputar sholat rawatib shubuh, Mudah-mudahan bermanfaat. Wallohu’alam…..

tips-tips yang mungkin sedikit banyak bisa meringankan gejala stress


1. Cobalah untuk Terbuka dengan pergaulan yang positif, dalam artian ke dalam pergaulan yang bisa mengarahkan kita ke arah lebih baik. Yah ibaratnya dengan perumpaan tukang parfum dan tukan pandai besi deh (gak usah diceritain panjang lebar kan?).
2. Cobalah untuk sharing dengan sahabat/teman yang kamu percaya, sikap introvert (tertutup) terkadang gak bagus untuk masalah ini.
3. Pergilah ke sejenak ke tempat-tempat yang bisa merilekskan fikiran, entah ke mall, nonton bioskop, ke toko buku, atau sejenak berwisata (ingat ya sejenak, jangan lama2 looh).
4. Pola makannya yang teratur ya (hehe padahal saya sendiri, pola makannya gak teratur, ya sedang mencoba laaahhh )
5. Konsultasilah dengan dosen pembimbing, mintalah saran dan nasehat beliau. Sebagai seorang pembimbing mahasiswa, pasti beliau pernah menangani “kasus klasik” seperti stress pada saat kuliah. Saya yakin sesibuk apapun seorang dosen pembimbing, pasti mereka akan memberikan waktunya untuk mahasiswanya.
6. Jangan malu untuk mengajak belajar bareng, suasana inilah yang saat2 ini jarang terlihat di lingkungan mahasiswa. Untungnya anak2 di kelas saya anaknya kompak (Love you Ilkom A UGM 2006), sekali belajar bareng bener2 masuk ilmunya. Ada matakuliah yang sangat sulit saya pahami, tapi berkat belajar bareng , Alhamdullah saya dapet A di nilai akhirnya. Dengan belajar bareng maka kekurangan kita akan ditutupi oleh kawan2 kita, dan kelebihan kita dapat kita sebarkan ke kawan2 kita.
7. Mintalah doa orang tua (jika masih ada), doakan agar diberi ketenangan olehNya dalam menjalani perkuliahan. Dan jaga hubungan baik dengan orangtua kita, kalo ortu dah ridho ma kita, pasti hati kita akan tenang, Percaya deh.
8. Tentu saja jangan lupa berdoa kepada Allah SWT, karena Dia lah Zat Yang Maha Agung, yang memberikan cobaan bagi setiap umat manusia , dan mintalah agar diberikan ketegaran hati.Yakinlah bahwa Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi apa yang hambaNya sanggupi.

Sabar tiada batas, Sudahkah kita bersabar ???


abar adalah salah satu sifat yang mulia. Semua orang sudah tahu hal itu. Sabar merupakan perilaku yang terpuji. Penyataan ini pun telah jadi kebenaran umum. Sabar itu sifat yang baik. Hal ini memang begitu benar adanya. Ya, sabar, sifat yang dimiliki oleh setiap manusia di dunia. Benarkah setiap orang memilikinya? Nah, kalau pernyataan terakhir ini apakah memang sudah teruji kevalidannya? Pertanyaannya apakah kita sudah sabar???
Jadi teringat akan nasehat dari seorang sahabat, tentang esensi dari kesabaran. Esensi kesabaran adalah kekonsistenan dalam diri kita, meliputi konsisten dalam melaksanakan kebaikan, konsisten dalam meninggalkan maksiat, dan konsisten untuk kuat ketika tertimpa musibah. “Yakinlah setiap peristiwa, Allah menyiapkan sesuatu yang sangat indah, BERSABARLAH teman. Allah sedang ingin dekat denganmu, melalui doa dan air mata kesabaranmu”, katanya padaku. Terima kasih sahabatku tersayang, nasehat ini aku ingat dan pahami.
Aku temukan juga sms taujih dari temanku yang lain. Di dalam kehidupan ini ada banyak keindahan dan salah satu hal terindah di antaranya adalah mencoba ikhlas dan BERSABAR dalam hal apapun. Berarti SABAR ITU HAL YANG TERINDAH...
Nah, banyak keindahan ini jangan langsung dibayangkan semua yang indah-indah, mungkin banyak peristiwa atau insiden yang masih menyembunyikan keindahan itu, dan untuk menyingkap tabir tersebut salah satu hal yang terindah adalah bersabar. Bersabar dalam hal apapun, entah dalam kondisi yang nyaman ataupun dalam kondisi yang menyebalkan. Bersabar dalam kondisi yang menyenangkan ataupun kondisi yang membosankan. Bersabar saat kita suka maupun duka. Bersabar saat kita senang atau bosan. Bersabar never ending, bersabar dimanapun, kapanpun dan dalam kondisi apapun, atau kusebut itu bersabar tiada batas.
Tak hanya 2 kalimat di atas yang pernah aku dapat dari saudaraku seiman, banyak sms nasehat yang tiap hari dikirim ke Hpku.Terima kasih semuanya.Ini sms taujih tentang “SABAR”, aku rewrite disini. Semoga juga ada manfaatnya buat yang ngetik ulang dan yang baca. ^_^
“Karena Dia ingin kita memperbaiki diri, Dia ingin kita menjadi hamba yang benar-benar shalih dalam Islam ini. Tak ada kata-kata lain selain SABAR dan berusaha semaksimal mungkin, semoga Allah membimbing langkah kita, dan terus diistiqomahkan di jalan ini.”
Taujih ini general kadarnya, bisa digunakan untuk momen apa saja. Dalam setiap perjalanan hidup kita ini, kita harus sabar menghadapi bertubi-tubi masalah, yakin Allah akan membimbing kita.
“Sabar bukan berarti menyerah tanpa usaha, tetapi sabar bukan pula perjuangan tanpa hasil. Sabar adalah taman kesejukan diantara ikhtiar maksimal dan tawakal total. Sabar adalah perwujudan keyakinan kuat akan janji Allah. Dengan sabar, hati begitu percaya bahwa Allah akan segera menyambut niat dan keinginan tulus seorang hamba.”
Sip nih taujihnya, mantap! Sabar bukan hanya pasrah, tetapi tetap berusaha sekuat baja dan ditutup dengan tawakal alias menyerahkan semuanya hasilnya kepada Allah. Manusia kan tugasnya berusaha dan menjalani proses dengan sebaik mungkin, masalah hasil itu kehendak Allah. Manusia bersabar karena yakin akan janji Allah.
“Harapan atau impian boleh setinggi bintang di langit, tapi realita yang ada harus kita jalani dengan kesabaran dan optimis, karena segala ketetapan Allah bagi hambaNya yang beriman, adalah yang terbaik.”
Subhanallah...sabar itu memang luar biasa. Sabar memang dimiliki oleh tiap manusia...tetapi terkadang emosi atau nafsu amarahnya kadarnya melebihi kadar kesabarannya sehingga kita gampang marah. Dalam kondisi yang lain, terkadang prosentase pesimis dan putus asa lebih dominan sehingga kesabaran kita tinggalkan dan memilih jalan lain yang menyesatkan. Hm, bahaya.
Ini nih, ada lagi, Allah berfirman yang artinya“…….Jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya.”(QS. An Nisa : 19)
Wah...kalau yang satu ini ayat yang tidak asing lagi di mata kita, karena sering membaca. Kalimat yang tidak asing lagi di telinga kita, saat banyak wejangan dari para sesepuh. Kalimat favorit yang kita sampaikan saat mengetahui teman yang sedang gejolak amarahnya ataupun saat lagi loyo hampir putus asa.
Kesabaran menghadapi saudara kita, adek kita, kakak kita, teman kita, orang tua kita, dosen pembimbing kita, teman satu kost / kontrakan, teman satu kelas, teman satu organisasi, perlu kita tumbuh dan kembangkan. Boleh jadi, banyak hal indah yang bisa kita temukan berasal dari mereka. Yup, dari sifat dan kepribadian yang berbeda-beda, sungguh indah dunia ini. Hal yang terindah adalah saat kita telah menyadari bahwa hal yang terindah itu benar-benar yang paling indah. Yup...dicari lho bukan malah lari, kawan. ^_^ Indahnya persaudaraan saat kita telah melewati fase taaruf dan sampai fase tafahum. Indahnya ukhuwah islamiyah bisa kita rasakan saat kita telah memilih untuk mencari dan meraihnya, bukan menunggu dan menuntut. Indahnya persahabatan bisa kita rasakan saat kita bisa bersabar, saling berbagi, membantu dan puncaknya adalah itsar. Kuncinya memang sabar menghadapi apapun...sabar tiada batasnya. Sudahkah kita bersabar???
Ini baru menghadapi orang lain yang tidak cocok alias tidak mengenakkan saja kita sudah mengeluhkan “kesabaran” kita sudah habis...Hm, ingat kawanku, Sabar tiada batas... Rasulullah SAW menyatakan bahwa Sabar tidak ada batasnya...Jadi mengapa kita menjudge kesabaran kita terbatas? Kalau sudah muncul kalimat “Kesabaranku sudah habis!” ini tandanya tidak sabar. Kesabarannya perlu segera di-upgrade, layaknya antivirus hati ini perlu di-update. Hati sebagai tempat asal kesabaran harus selalu dijaga kesehatannya dan kebenarannya dalam bekerja.
Menuliskan kembali taujih yang pernah aku dapat tentang SABAR ini punya tujuan agar aku ingat bahwa SABAR NEVER DIE, SABAR NEVER ENDING, SABAR FOREVER. Hm, semoga tulisan sedikit ini ada manfaatnya, bagi yang nulis dan yang baca.
Aku menulis ini terinspirasi dari adek-adek manisku kelas 1-5 SD yang tiap ba’da maghrib datang ke mushola kontrakan untuk belajar, mengerjakan PR, atau sekedar meramaikan suasana alias bermain. Bermacam-macam karakter mereka, ada yang suka ganggu temannya yang mengerjakan PR, ada yang suka nyanyi keras-keras, ada yang rajin belajar, ada yang mudah menangis, ada yang cuek, ada yang senang diberi soal perkalian, dst. Dan tingkah laku mereka terkadang menguji kesabaran orang lain,pasalnya penghuni kontrakan dan kost sekitar bisa dipastikan terganggu. Hm...mereka masih anak-anak...ya, begitulah mereka. Kesabaran memang harus diaplikasikan setiap saat dan dimanapun berada. Sabar akan adanya proses pembelajaran, proses tarbiyah dzatiyah yang menata masing-masing pribadi untuk berperilaku yang terbaik.
Selain karena tingkah laku mereka yang menggemaskan, ada juga yang bisa aku ambil pelajaran. Selesai belajar atau melakukan apapun selama di mushola az zahro, mereka menutup semuanya itu dengan berdoa selesai belajar, membacakan surat Al-Ashr beserta artinya. Subhanallah.... semua berteriak, “Demi masa, Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran”. Hm....mereka membacakan ini dengan keras sekali, serasa mereka selalu menasehatiku untuk sabar, terutama sabar menghadapi dan menemani mereka belajar. Pertanyaanku sekarang pada diriku, “ Sudahkan kita bersabar ??? 

Penyebab Dan Cara Mencegah Ngantuk Saat Puasa


Penyebab munculnya rasa kantuk yang hebat saat berpuasa adalah karena rendahnya asupan zat besi dalam tubuh. Hal ini mungkin saja terjadi jika sobat kurang menghiraukan mutu gizi makanan selama berpuasa. Untuk mengantisipasi hal ini disarankan sebaiknya banyak mengonsumsi makanan yang kaya zat besi, seperti tempe, oncom, kacang-kacangan, teri kering, sayuran daun hijau dan juga hati serta daging.

Jadi, buah-buahan dan sayuran hendaknya jangan dilupakan saat sahur dan berbuka. Selain bermanfaat sebagai pencuci mulut, buah segar kaya vitamin C yang dapat memacu efektivitas penyerapan zat besi. Seperti jambu biji, pepaya, jeruk, mangga, nanas.
Untuk menjaga stamina tubuh selama puasa, sebaiknya kita minum air putih dalam jumlah yang cukup. Saat puasa tubuh lebih peka terhadap kekurangan air dibanding dengan kekurangan makanan. Minum air putih semampunya pada saat sahur, tapi jangan sampai membuat kekenyangan. Dengan minum air putih yang mencukupi dapat mencegah kekurangan cairan tubuh (dehidrasi), sehingga badan bisa tetap segar. Batasi makanan-minuman manis pada saat sahur karena gula justru akan memboroskan sediaan energi. Gula hanya membuat kita segar sesaat, tapi setelah itu tubuh akan segera layu.
Pada malam hari, saat jeda antara buka puasa dan sahur sebaiknya pasokan air minum juga diperhatikan. Guna melakukan kegiatan rutin harian, setiap orang rata-rata menghabiskan 2.000 Kalori. Untuk menggantikan setiap 1 Kalori energi diperlukan asupan air 1 ml. Dengan demikian, sejak saat berbuka hingga sahur kita harus minum sedikitnya 2.000 – 2.500 ml (1 gelas = 250 ml), agar tubuh tetap segar sepanjang hari.

Bahayanya Tidur Setelah Makan Sahur Bagi Kesehatan


Tak sedikit orang yang memilih tidur setelah sahur biar tak mengantuk saat beraktivitas pagi harinya. Hati-hati, tidur usai sahur tidaklah baik untuk kesehatan. Namun, ada cara sehat bila ingin tidur habis sahur.

Pada dasarnya, tidur setelah makan tidaklah sehat menurut ilmu kedokteran. Hal ini karena sistem pencernaan masih belum selesai mengerjakan tugasnya, terutama lambung. Setelah makan, makanan akan disimpan di dalam lambung. Nah, kalau kita langsung tidur, makanan itu akan berbalik arah lagi ke atas. Kondisi ini disebut dengan refluks esofagus atau esophageal reflux, yaitu kembalinya makanan dari lambung ke dalam esofagus (saluran yang mengangkut makanan dari mulut ke perut).
Kalau hal ini terjadi, maka makanan yang baru saja mencapai lambung akan berbalik arah menuju ke kerongkongan. Selain itu, tentu saja ada asam lambung yang terbawa oleh makanan tersebut. Akibatnya, kerongkongan akan terasa kering, panas, kadang membuat orang merasa mual, mulas dan ingin muntah karena ada makanan yang berbalik arah. Hal ini akan semakin parah bila orang tersebut sudah menderita penyakit maag atau tungkak lambung.
Makanan di perut sebagian dicerna oleh asam lambung dan enzim. Biasanya, sebagian kandungan asam lambung disampaikan oleh otot perut ke dalam usus kecil untuk pencernaan lebih lanjut. Tapi, dalam kondisi refluks esofagus (kembalinya makanan dari lambung ke esofagus), kandungan asam mundur sampai ke kerongkongan, kadang-kadang mencapai saluran pernapasan, yang dapat menyebabkan inflamasi (peradangan), kerusakan pada kerongkongan, paru-paru dan laring (kotak suara).
Proses keseluruhan secara medis disebut gastroesophageal reflux disease (GERD). Sebesar 10 persen dari penderita GERD pengembangkan Barret esofagus dan dapat meningkatkan risiko terkena kanker kerongkongan.
Lambung kita kan kosong dalam waktu 6 jam atau 4 jam untuk makanan yang lebih ringan. Maka, setidaknya beri waktu lambung untuk mulai mencerna makanan, setidaknya lebih dari 1 jam setelah makan.
Tapi, kalau memang rasa ngantuknya sudah kelewatan, boleh saja tidur, tapi harus memperhatikan syarat berikut ini :
* Tidur 1-2 jam setelah makan
* Tidur dengan bantal ditinggikan. Kenapa harus dengan bantal? Hal ini adalah untuk menolak gaya gravitasi yang bisa menyebabkan makanan dalam lambung kembali lagi ke kerongkongan

6 TIPS SEHAT BERPUASA


Menjalankan ibadah puasa adalah sebuah kewajiban bagi umat muslim, namun jika ditilik dari sisi kesehatan dibalik nilai ibadah dari ritus yang dijalankan sebulan penuh tiap tahun ini, juga tersimpan banyak manfaat. Tapi tentu saja jika itu dijalankan dengan aturan yang benar dan tidak asal-asalan. Bagaimana memadukan antara ibadah dan mendapatkan manfaat bagi kesehatan kita, berikut kami suguhkan 6 tips menjalankan puasa sehat:

1. Jangan Tinggalkan Sahur
Sahur merupakan salah satu rangkaian dalam ibadah puasa Ramadhan yang sangat disarankan, dalam sebuah Hadist disebutkan bahwa \”Bersabda Rasulullah SAW: \”Sahurlah kamu, karena dalam sahur itu terdapat berkah yang besar\”. Kenapa sahur penting bagi kita yang menjalankan puasa?, Saat menjalankan puasa tubuh kita tidak mendapatkan asupan gizi kurang lebih selama 14 jam. Untuk itu supaya tubuh dapat menjalankan fungsi dengan baik, sel-sel tubuh membutuhkan gizi dan energi dalam jumlah cukup. Untuk menu sahur sebaiknya pilih makanan berserat dan berprotein tinggi, tapi hindari terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis-manis.
Banyak makan makanan manis disaat sahur akan membuat Anda cepat lapar di siang hari. Makanan manis membuat tubuh bereaksi melepaskan insulin secara cepat, insulin berfungsi memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh dan digunakan sebagai sumber energi. Sedangkan makan makanan berserat membuat proses pencernaan lebih lambat dan membantu insulin dikeluarkan secara bertahap. Untuk membuat energi dari sahur tahan lama, bersahurlah lebih akhir saat mendekati imsak.

2. Jangan Tunda Berbuka
Setelah seharian menahan lapar dan dahaga tentunya energi kita terkuras, untuk memulihkan energi kembali, saat berbuka makanlah karbohidrat sederhana yang terdapat dalam makanan manis. Makanan yang mengandung gula mengembalikan secara instant energi kita yang terkuras seharian. Tetapi usahakan menghindari minum es atau yang bersoda, karena jenis minuman ini dapat membuat pencernaan tak berfungsi secara normal.

3. Makanlah Secara Bertahap
Biasanya begitu mendengar bedug magrib, tanpa tunggu lagi kita langsung menyantap habis hidangan yang disediakan diatas meja. Ini bukanlah pola yang bagus untuk kesehatan, setelah seharian perut kita tak terisi dan organ cerna beristirahat, sebaiknya jangan langsung menyantap hidangan dalam jumlah besar. Saat tiba waktu berbuka makan makanan manis, seperti kolak, atau minum teh hangat, istirahatkan sesaat, bisa Anda gunakan jeda itu untuk menjalankan sholat magrib sambil memberi waktu organ cerna kita menyesuaikan. Baru setelah sholat Anda dapat lanjutkan kembali makan makanan yang lebih berat seperti nasi dan lauk-pauknya. Dan setelah Tarawih dilanjutkan lagi dengan sesi makan kecil atau camilan.

4. Jangan Tinggalkan Olahraga
Menjalankan puasa bukan berarti berhenti total berolahraga. Justru aktivitas fisik tetap dibutuhkan untuk menjaga kelancaran peredaran darah agar kita tidak mudah loyo. Namun untuk urusan ini pilih olahraga ringan yang tak membutuhkan energi berlebih, seperti lari-lari kecil atau jalan kaki. Sebaiknya lakukan olahraga menjelang waktu berbuka. Tarawih selain ibadah juga sebagai sarana menjaga kebugaran
jasmani karena saat melakukan sholat tarawih sama dengan membakar kalori.

5. Konsumsi Cukup Air
Air merupakan zat yang sangat dibutuhkan tubuh. Lebih dari 60 % tubuh kita terdiri dari air. Untuk menjalankan fungsinya dengan baik setiap organ tubuh kita membutuhkan air. Tanpa air yang cukup tubuh akan mengalami gangguan. Untuk itu perbanyak minum air untuk simpanan dalam tubuh supaya semua organ berfungsi dengan baik. Yang disebut air disini bukan hanya berupa air putih, tapi susu dan teh pun juga termasuk di dalamnya. Supaya kebutuhan tubuh tercukupi, aturlah agar Anda minum delapan gelas air sebelum menjalani puasa esok hari.
6. Kendalikan Emosi
Rasulallah bersabda bahwa puasa itu bukan hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga menahan nafsu. Dengan kata lain tujuan puasa adalah me-manage emosi, belajar bersabar dan berupaya mendekatkan diri kepada Tuhan. Secara psikologis ini mempengaruhi mental-spiritual kita, dengan mengendalian emosi membuat jiwa kita tumbuh lebih sehat, dan merasakan kedekatan dengan Allah membuat hati kita damai.